Akibat Pesta Miras , Gadis 15 tahun diduga jadi korban Pemerkosaan.

Akibat Pesta Miras , Gadis 15 tahun diduga jadi korban Pemerkosaan.

BANYUWANGI,JATIM//SINDONEWS86.COM – Ketua relawan GMC Banyuwangi Moh.fajar siddik, atau Relawan Ganjar Milenial center Banyuwangi, menyikapi kejadian yang terjadi di Probolinggo Kraksaan, kecamatan Gading, kabupaten Probolinggo itu sungguh biadap! dan harus diproses secara hukum yang berlaku , agar dapat efek jerah buat 7 terduga pelaku. 

Bermula Gadis berinisial R (15th) baru pulang sekolah dijemput oleh salah satu pelaku, yang sebelumnya berpesta miras bersama 6 orang temannya. 

 Dengan Dalih mengantarkan korban pulang kerumahnya, malah si korban diajak berkumpul dan dipaksa untuk ikut serta dalam pesta miras tersebut , Karena korban menolak ajakannya. dalam keadaan mabuk 7 pelaku langsung Melakukan perbuatan kejinya dengan merudapaksa dan memerkosa korban secara bergantian.

Fajar siddik, menuturkan ” sungguh miris dan sangat prihatin terhadap generasi saat ini, yang seharusnya mereka menikmati masa remajanya dengan melakukan aktivitas positif, sekolah, berlajar, dan bermain bersama temannya ” saat ini, mereka harus menanggung akibatnya dibalik zeruzi besi, “Jum’at 09/12/2022.

Hilangnya kesucian gadis itu, dan juga terganggunya psikis yang dialami , kami khawatir akan masa depannya’! Tegasnya.

Maka atas kasus dan kejadian tersebut, kami dari relawan Milenial demi masa depan adik adik kami kedepannya, Meminta kepada perlindungan anak atau H.A.M untuk mendampingi Korban, sampai korban benar benar sembuh atas peristiwa yang menimpanya.

Tidak hanya itu,. Kami juga meminta kepada jajaran Kapolres Probolinggo untuk memberantas minuman keras ,serta memproses pelaku seadil adiknya agar memberikan efek jera kepada pelaku dengan proses hukum yang berlaku.

Mental, dan harga diri keluarga korban serta juga melibatkan salah satu desa tersebut juga tercoreng namanya akibat kasus ini, maka kami tegaskan sekali lagi.

 “Jangan sampai ada proses transaksi tawar menawar perdamaian dalam kasus ini”!

(Idm)