Barisan Muda AL-Ittihadiyah Kota Tebingtinggi Minta Pemko dan Polres Tebing Tinggi Tindaklanjuti Sampai Tuntas Kasus Penyekapan di Toko Minuman Keras

 

TEBINGTINGGI//Sindonews86.com – Berdasarkan laporan dari LPAI Kota Tebing Tinggi, bahwa ada anak yang bernama Rocki Manullang (19) disekap oleh pemilik TOKO minuman keras yang dimiliki Dora.br Silalahi di Jalan Sutoyo, sebelah Stasiun Kereta Api.

 

LPAI didampingi Aparat SPKT Polres T.Tinggi membebaskan Rocki dari kamar penyekapan di lantai 2 rumah permanen di atas tanah PT KAI. Menuju lantai 2, rumah dikunci terali besi. Ruang utama rumah lantai 2 rumah disekat terali besi yang juga tidak bisa keluar masuk kalau tidak ada kuncinya. Yang memegang kunci hanyalah pemilik rumah, yaitu Dora. Anak Dora juga memiliki kunci namun Rocki tidak diberikan kunci. Di ruangan dekat kamar mandi Roki ditempatkan selama 2 tahun.

 

Rocki tampak kurus dengan baju yang compang.camping. Rocki dikurung karena dituduh mencuri uang oleh Dora pemilik grosir minuman keras di Kota T.Tinggi. Roki menggelandang karena setelah ibunya meninggal dunia ayahnya kawin lagi sehingga ditampung oleh Dora , laporan yang didapat kan dari RM bahwa adiknya bernama PUTRI ( 10 ) juga berada dan diperkerjakan tanpa upah dan dengan waktu kerja yang tidak manusiawi sehingga RM dan PUTRI kemudian ditempatkan di Rumah Aman milik Pemko T.Tinggi, Selasa (18/10/2022).

 

Maka dengan itu Pengurus BARISAN MUDA AL ITTIHADIYAH KOTA TEBING TINGGI melaksanakan Pertemuan mendengar kronologi kejadian bersama ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) KOTA TEBING TINGGI Bu Ir.Eva Purba di kantor sekretariat LPAI KOTA TEBING TINGGI bhari Jumat, (04/11/22) Pukul.17.30 Wib.

 

Ibu Eva mengatakan perbuatan Dora Br Silalahi merupakan perbuatan merampas kemerdekaan seseorang, DORA tersebut sudah dilaporkan keluarga anak tersebut yang surat laporan diterima langsung oleh polres kota tebing tinggi.

IBU EVA BILANG BAHWA LPAI mendapat laporan dari petugas pantau Kereta Api yang selalu memberikan makanan lewat menara pantau yang bersebelahan dengan jendela jeruji besi kamar tempat Rocki dikurung oleh Dora Br Silalahi.

 

Dari menara pantau tersebut Rocki menjulurkan surat-surat sebagai curhatannya ke dunia luar. Para petugas pantau tersebut merasa iba sehingga sering memberikan makanan kepada Rocki.

 

Rocki dihadapan petugas menyangkal telah melakukan pencurian baik uang maupun barang – barang toko Dora. Ia hanya sering mengambil makanan untuk dimakan.

 

Setelah diancam dibuatkan laporan oleh LPAI barulah Dora membebaskan Rocki dari rumahnya, dan RM cerita bahwa adiknya juga berada dan adiknya juga diminta dilepas Dora masih bersikukuh Rocki menyimpan hasil curiannya di sesuatu tempat sehingga ia bersikeras dihadapan para aparat Polres Tebing Tingg.

 

Dora mengaku mengurung anak itu agar anak itu mengubah sikap, agar tidak mau mencuri lagi. Dora mengaku sebelumnya ia sudah mengadukan perbuatan Rocki yang mencuri ke Polsek Padang Hilir.

 

Namun ia mengatakan tak melepaskan sebelumnya RM mengembalikan uang tersebut, akan tetapi setelah dilakukannya visum terdapat tindak dugaan kekerasan di badan RM yang dikatakan Bu Ir elEva purba.

 

Sekertaris Barusan Muda AL ITTIHADIYAH KOTA TEBING TINGGI WINDY SATRIYA,S.E bersama para pengurus lainya memberikan pernyataan sikap resmi *PERNYATAAN SIKAP BARISAN MUDA (BM) AL ITTIHADIYAH KOTA TEBING TINGGI TERHADAP KASUS PENYEKAPAN 2 ANAK DI SEBUAH TOKO MINUMAN DI KOTA TEBING TINGGI.

 

1. BM AL ITTIHADIYAH KOTA TEBING TINGGI MENGKUTUK KERAS SEGALA BENTUK KEKERASAN YANG DILAKUKAN KEPADA ANAK DAN PEREMPUAN DI KOTA TEBING TINGGI

 

2. BM AL ITTIHADIYAH KOTA TEBING TINGGI MEMINTA KAPOLRES KOTA TEBING TINGGI UNTUK SEGERA MENGAMBIL LANGKAH HUKUM SESUAI DENGAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU DI INDONESIA TERHADAP KASUS PENYEKAPAN TERHADAP 2 ANAK DI SEBUAH TOKO MINUMAN KERAS YANG BERALAMAT JALAN SUPRAPTO ,KECAMATAN PADANG HILIR KOTA TEBING TINGGI SECARA ADIL JUJUR DAN TRANSPARAN

 

3. BM AL ITTIHADIYAH KOTA TEBING TINGGI MENYATAKAN MENDUKUNG PENUH UPAYA PERLINDUNGAN KEPADA KORBAN ATAS SEGALA BENTUK INTIMIDASI DAN ANCAMAN YANG TERJADI

 

4.BM AL ITTIHADIYAH KOTA TEBING TINGGI AKAN MEMBERIKAN SUPPORT DUKUNGAN YANG DIBUTUHKAN KEPADA 2 ANAK KORBAN KASUS PENYEKAPAN

 

5. BM AL ITTIHADIYAH KOTA TEBING TINGGI MEMINTA DAN MENGINGINKAN PERAN AKTIF SERTA PEMERINTAH KOTA TEBING TINGGI UNTUK SEGERA MELAKUKAN TINDAKAN TEGAS TERHADAP TOKO MINUMAN TERSEBUT YANG TELAH MEMPERKERJAKAN ANAK DIBAWAH UMUR TANPA DIBERI UPAH WAJAR YANG SUDAH MENCORENG NAMA BAIK KOTA TEBING TINGGI DIKARENAKAN KOTA TEBING TINGGI MERUPAKAN KOTA PENERIMA PENGHARGAAN KOTA LAYAK ANAK TAHUN 2022

 

6. BM AL ITTIHADIYAH KOTA TEBING TINGGI MERUPAKAN ORGANISASI KEPEMUDAAN YANG AKAN MELINDUNGI SEGENAP HAK ASASI MANUSIA, MELINDUNGI SELURUH HAK ANAK DAN PEREMPUAN DI KOTA TEBING TINGGI YANG MENJADI AMANAT AGAR KASUS INI TIDAK TERJADI DI KEMUDIAN HARI DAN AKAN BERGERAK UNTUK MENGHILANGKAN SEGALA UPAYA UPAYA PERAMPASAN DAN PELANGGARAN HAK ANAK PEREMPUAN DI KOTA TEBING TINGGI.

 

WINDY SATRIYA,S.E (Sekretaris Umum BM AL ITTIHADIYAH KOTA TEBING TINGGI) mengatakan bahwa pemilik Toko Minuman keras tersebut telah melanggar pasal 80 ayat 1, 2 dan 3 Undang – Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak.

 

Maka BM AL ITTIHADIYAH KOTA TEBING TINGGI AKAN SEGERA memberikan surat permohonan kepada walikota Tebingtinggi dan Kapolres kota tebing tinggi untuk segera usut tuntas kasus penyekapan yang sudah menyita perhatian seluruh masyarakat kota tebing tinggi bahkan seluruh Indonesia.

Pengurus BM Al Ittihadiyah Kota Tebing Tinggi juga melakukan diskusi dan mendapatkan arahan yang dimana Pernyataan sikap tersebut sejalan dengan cita cita luhur DPD AL ITTIHADIYAH KOTA TEBING TINGGI yang tidak membenarkan segala bentuk kekerasan dilakukan terhadap anak dan perempuan ,untuk menegakkan HAM, dan melindungi seluruh Hak anak perempuan di kota tebing tinggi yang dikatakan oleh Bapak Dr.H.M.HASBIE ASHSHIDDIQI M.M.M.SI SELAKU KETUA DPD AL ITTIHADIYAH KOTA TEBING TINGGI.

 

Sumber : Sekretariat BM AL-Ittihadiyah Kota Tebing Tingg, Senin (07/11/22).

 

(Red)