“KELOMPOK 36 DESA PENGHIDUPAN MENJADI TUAN RUMAH KEC. KAMPAR KIRI TENGAH DI KEGIATAN MONITORING DAN EVALUASI KKN UMRI”

“KELOMPOK 36 DESA PENGHIDUPAN MENJADI TUAN RUMAH KEC. KAMPAR KIRI TENGAH DI KEGIATAN MONITORING DAN EVALUASI KKN UMRI”

 Siak,Riau// Sindonews 86.Com -Kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) dilakukan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas UMRI (LPPM UMRI) beserta Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr Wirdati SPd MSi dan Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Administrasi Umum, Dr HM Rasyad Zein MM dalam rangka mengevaluasi capaian progam kerja KKN 2022 yang telah dicanangkan oleh kelompok mahasiswa di desa. 

 

Monev dilakukan di Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kamis (22/09/2022). Sementara itu ada 4 kelompok yg terbagi di dalamnya yaitu kelompok 35 Desa Simalinyang, kelompok 36 Desa Penghidupan, kelompok Desa 65 Desa Mekar Jaya dan kelompok 66 Desa Mayang Pongkai.

 

Salah satu tugas utama perguruan tinggi sebagaimana terdapat dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian ini menjadi sangat penting dalam rangka memperteguh relevansi keilmuan yang dikaji dengan realitas sosial.

 

Dr. Wirdati S,Pd M.Si mengungkapkan dalam monev tersebut dan memberikan apresiasi kepada peserta KKN yang telah melaksanakan program KKN. “Diharapkan kegiatan KKN ini dapat memberikan manfaat pengabdian kepada masyarakat serta dapat menjalin hubungan baik antara kampus Umri dengan masyarakat di desa dan tetap menjaga kesehatan, jaga pola makan, dan jangan lupa sholat,” ujarnya.

 

Dr. HM Rasyad Zein MM menambahkan dengan adanya monev ini, ia berharap para mahasiswa akan menjadi lebih bersemangat dan sungguh-sungguh dalam merealisasikan program-program yang dicanangkan, dan inilah yang membedakan antara KKN IAIN SAS Babel dengan KKN-KKN di tempat lain dan berharap mahasiswa tetap menjaga nama baik almamater.

 

Pertemuan tersebut dilaksanakan di Posko 36 Desa Penghidupan ini selain membahas program kerja juga dan juga laporan hasil kerja KKN mengatakan bahwa “mahasiswa harus selalu menjaga akhlakul karimah dan sopan santun terhadap masyarakat di tempat KKN, agar tetap terjalin silaturahmi di lingkungan masyarakat” Selain itu tujuan Monev KKN adalah untuk memberikan semangat kepada Mahasiswa dalam mencari pengalaman belajar secara terintegrasi dalam realitas dan dinamika kehidupan bermasyarakat. Tutup Rasyad Zein

 

Muhammad ihsan