KENDURI LAWANG SWARNABHUMI Warga TJT Serbu Kuala Jambi,

KENDURI LAWANG SWARNABHUMI Warga TJT Serbu Kuala Jambi,

Tanjabtim(Jambi)// SindoNews86.com -Kabupaten Tanjung Jabung Timur adalah Kabupaten yang ke sekian, Kabupaten yang mengadakan Event Nasional Kenduri Lawang Swarnabhumi, yang mana acara tersebut telah berlangsung sejak Bulan Mei di Kabupaten Kerinci, Kabupaten Merangin, dan Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat, dan yang mana acara tersebut di hadiri oleh para petinggi pemerintahan yang ada di setiap Kabupaten. Kota. 

 

Acara Kenduri Lawang Swarnabhumi yang di gelar oleh Kabupaten Tanjabtim pada Senin 19 September 2022 di Kecamatan Kuala Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi, berlangsung aman dan terkendali, yang mana acara tersebut di hadiri langsung oleh Bapak Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia, Bapak Prof Dr Muhadjir Effendy, M.A.P. beserta rombongan, Gubernur dari Provinsi Sumatera Barat, Forkopimda Provinsi Jambi, Bupati/Walikota se Provinsi Jambi, 

 

Dalam kegiatan Swarnabhumi ini juga di ramaikan oleh pameran pameran dari 6 OPD Kabupaten Tanjabtim, 4 Desa dari Kecamatan Kuala Jambi, 2 Kelurahan dan Karang Taruna Kabupaten Tanjung Jabung Timur,. 6 OPD yang tampil pada acara tersebut ialah “: 1.Dinas Perikanan dan Kelautan 2. Disperindag, 3. Ketahanan Pangan 4.Dinas Perizinan, 5, Bank 9 jambi 6.Dinas Koperasi. 4 Desa Kuala Jambi yaitu”: 1.Desa Teluk Majelis.2, Desa Majelis Hidayah.3.Desa Manunggal makmur 4. Desa Kuala lagan,. 2 Kelurahan yaitu”: Kelurahan Kampung Laut dan Kelurahan Tanjung Solok,. Serta hadir juga tampilan Stan dari Team Karang Taruna Kabupaten Tanjabtim.

 

Bupati Tanjabtim, H Romi Harianto SE, menyampaikan, Terima kasih kepada seluruh panitia baik itu dari RT, RW, Lurah, Camat, serta para OPD, yang telah berperan dan bekerja keras sehingga acara atau Event Kenduri Lawang Swarnabhumi ini dapat terlaksana sesuai dengan harapan, ucapnya, di katakan nya, kegiatan ini merupakan sebuah bentuk kepedulian pemerintah Provinsi Jambi atas masalah yang ada di Sungai Batanghari.”Sehingga melalui kegiatan ini dapat menanamkan nilai adat dan kebudayaan untuk menjaga kelestarian Batanghari,”Bupati juga menegaskan agar kegiatan Kerapatan Negeri ini bukan hanya seremonial semata, akan tetapi ada wujud nyata dari komitmen yan dibangun pada kegiatan tersebut,.

Lanjut nya” Sungai Batanghari merupakan tanggung jawab Kita semua. Untuk itu kita perlu mengajak para generasi muda untuk mencintai dan menjaga kelestarian nya serta membangkitkan kembali kejayaan Sungai Batang hari ini sebagai warisan untuk anak cucu kita nanti, sehingga dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Provinsi Jambi pada umumnya,” harapnya..”Dalam kesempatan ini, kami dari pihak Pemkab juga telah mempersiapkan beberapa bentuk bantuan terhadap masyarakat atau kelompok, baik itu di bidang Pendidikan, Tata usaha dan permodalan,.

 

Terpisah, Menteri Koordinator PMK Prof Dr Muhadjir Effendy M.A.P memberikan sambutan nya,”dalam rangka melaksanakan acara kenduri lawang batang hari dalam rangka kenduri Swarnabhumi yang berlangsung hingga nanti tanggal 22 sep 2022, saya memberikan apresiasi penghargaan setinggi tingginya pada Bupati dan seluruh jajaran yang telah mampu menunjukan eksistensinya dengan memprakarsai terselenggaranya acara kenduri Swarnabhumi, bapak ibu sekalian kemudian bapak irmarlah yang salahsatu membidangi lahirnya UU kemajuan kebudayaan yang kebetulan waktu itu saya jadi mendikbud kemudian kita berhasil meng Gol kan UU pemajuan Kebudayaan yaitu UU no 5 th 2017,. jadi Indonesia itu baru memiliki UU Kebudayaan setelah 70 tahun lebih merdeka, itu menunjukan betapa kita ab dengan masalah kebudayaan jadi kalau abang kita Bupati TJT di abaikan , bukan hanya disini saja sebetulnya, jadi kita selama ini memang agak megabaikan kebudayaan buktinya UU pemajuan Kebudayaan baru lahir tahun 2017 yang lalu, karena itu sekarang ini kita sedang tancap gas untuk mempercepat bagai mana memajukan kebudayaan” yang ada di daerah daerah, karena sebetulnya kebudayaan itu merupakan adat turun menurun, dan terdiri dari puncak puncak kebudayaan local, daerah. kalau nasionalnya sendiri tidak punya budaya, jadi kalo budaya local, daerah itu tidak kita majukan tidak kita kembangkan. Kita tidak gali dan kemudian kita lestarikan maka kita sebetulnya tidak akan memiliki Namanya kebudayaan nasional itu, karena memang Indonesa ini adalah negara yang sudah kita sepakati negara bineka tuggal ika.tutup nya,

 

Gubernur Provinsi Jambi. Menyampaikan, kami merasa sangat bangga akan kehadiran Bapak Menteri Koordinator PMK beserta rombongan, dengan kehadiran nya menambah semangat dan motivasi kami, untuk menjaga kelestarian peradaban budaya sungai batang hari beserta ekosistem dan daerah aliran nya, dan saya apresiasi yang setinggi tinggi nya terhadap Pemkab Tanjabtim beserta masyarakat nya yang telah ikut serta dalam berperan sehingga terlaksana nya penyelengaraan Kenduri Lawang Swarnabhumi sehingga acara ini menjadi rangakaian Event Nasional, ucap nya. Lanjut nya, kepada Masyarakat yang berada di hilir Sungai Batang Hari, marilah kita menjaga kelestarian objek kebudayaan yang berada di sepanjang sungai batang hari,sebagai warisan leluhur nenek moyang kita,. Dan Terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia yang telah ikut serta dalam penyelenggaraan Festival ini, yang akan mendorong serta meningkatnya perekonomian masyarakat dan daerah, tutup nya,.*”R14n”*.