MAN 4 Madina mengadakan Rapat Komite Dengan Orang Tua Siswa Sekaligus Temu Ramah

MAN 4 Madina mengadakan Rapat Komite Dengan Orang Tua Siswa Sekaligus Temu Ramah

Mandailing Natal/ Sindonews86.com

Pada pelak samaan acara Temuramah sekaligus Rapat Komite yang dilaksanakan Kepala MAN 4 Madina yang baru dengan orang tua siswa langsung di buka oleh moderator yang dibawakan oleh WKM Akademik Samnur Rangkuti S.P, S.Pd di MAN 4 yang berlokasi di daerah desa Lobung Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal.

 

Setelah acara dibuka dengan penyampaian dari pada moderator baru dilanjutkan dengan Lantunan pembacaan ayat suci Al – Qur’an oleh siswi MAN 4 Madina Ummi Fatimah kelas XII IPA 1 baru dilanjutkan dengan pembacaan do’a yang dibawakan Yusri Hanafi Lubis S.PdI untuk mengambil keberkahan dari pada acara tersebut.

 

Pada pelaksanaan temuramah dan sekaligus rapat komite yang pihak Kepala sekolah MAN 4 Madina yang baru di gedung aula MAN 4 itu pada Senin (3/10/2022) juga dihadiri beberapa beberapa pejabat yang berada di Kecamatan Lingga Bayu seperti Kepala MAN 4 Madina Dr. Kholidah Lubis dan seluruh tenaga pendidik di lingkungan MAN 4 Madina, Pj.Ketua Komite yang Baru Jubri Lubis S.H, Babinsa Sertu Kholis mewakili Danramil 16 /BTN, Kanit Provost Aipda H.M Siregar mewakili Kapolsek Lingga Bayu dan dihadiri seluruh orang tua siswa sebagai peserta rapat.

 

Perkenalan dari kepala sekolah yang baru kepada seluruh orang tua siswa/(i)menyampaikan,” Saya juga asli dari Mandailing Natal Nama Dr. Kholidah Lubis,Lahir di jambatan bosi Panyabungan dan memiliki 4 orang anak namun selama ini saya berkecimpung di kota Medan dan berpengalaman jadi kepala di MAN 3 kota Medan,” ujar nya.

 

Lanjut Kholidah” setelah saya melihat situasi dari pada MAN 4 Madina setelah saya ditugaskan disini saya berniat untuk menambah satu jurusan lagi pada tahun ini dari yang sebelum nya sudah ada dua jurusan IPA dan IPS yang saat ini sudah menjadi Plus penelitian walaupun saat ini belum sempurna

dan akan saya tambah jurusan agama untuk melengkapi keterampilan siswa(i),”tambah nya.

 

Pemaparan dari pihak Muspika, dan sekarang istilah nya Forkopincam Sertu Kholis Nasution yang mewakili pihak Forkopincam menyampaikan mengenai pembinaan upacara bendera dan mengenai anak anak yang merokak baik di kedai – atau pun di atas mobil angkutan anak sekolah yang inti nya masih memakai seragam sekolah,” dalam hal ini kami akan berikan tindaka dan pembinaan kepada siswa yang kedapatan merokok yang masih memakai seragam sekolah dan pembinaan mengenai Upacara bendera dalam hal ini perlu kami sampaikan kepada para orang tua agar orang tua juga paham dan mengerti dimana tujuan kami agar anak anak kita ini memiliki moral dan berakhlak,”jelas Kholis

 

Pj.Komite yang baru Jubri Lubis SH menggantikan komite yang lama H.Maskut Lubis, dalam penyampaian nya,” saya sangat mendukung dan saya juga berharap kepada semua orang tua siswa/(i) sekalian mari lah kita dukung program yang di sampaikan kepala sekolah demi lancar nya proses belajar mengajar dan meningkatkan mutu pendidikan anak – anak kita di MAN 4 Madina,” ujar Jubri Lubis.

 

 

Pemaparan selanjut nya di sampaikan oleh Insaruddin yang pertama mengenai waktu masuk dan jam keluar siswa/(i) dalam hal peningkatan mutu pendidikan Siswa.

Yang kedua mengenai ukuran panjang rambut cuman 1-3 cm, guna untuk kerapian, agar lebih gampang kami mengetahui perbedaan antara siswa MAN dan SMA.

Yang ketiga mengenai pemakaian atribut siswa dan siswi disekolah.

Mengenai anak – anak yang berkendaraan agar memasukkan kenderaan ke dalam lingkungan sekolah ( kedalam pagar sekolah).

Pembuatan perencanaan pagar belakang sepanjang kurang lebih 150 m, guna atau pun tujuan nya agar kami pihak dewan guru bisa mengontrol siswa yang ikut apel pagi karena dari pemantauan kami sangat banyak siswa MAN yang tidak ikut apel pagi dimana begitu Apel Pagi dilaksanakan siswa sudah berada di ruang kelas masuk dari belakang sekolah yang tidak pakai pagar.

Pembuatan kamar mandi ( MCK) siswa

Mengenai SPP dan Pagar, dalam hal ini makanya kami mengajak orang tua siswa untuk mengadakan rapat guna peningkatan berjalan nya proses belajar mengajar dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran, kata Insaruddin.

 

Dari rapat yang digelar ahirnya membuahkan hasil kesepakatan Susutante ( Sumbangan Sukarela Tanpa Tekanan) antara pihak Sekolah dengan Orang tua Siswa untuk SPP siswa(i) dari 38.000 menjadi 50.000 rupiah/ siswa per bulan, sedangkan untuk pembayaran pembangunan pagar di kenakan 30.000/ siswa dalam jangka waktu pembayaran selama dua bulan.

 

Sementara jumlah siswa di MAN 4 Madina berjumlah sebanyak 240 orang dikali 50.000 berjumlah Rp. 21.000.000 juta/ bulan, cuman ditiadakan uang osis sedangkan untuk biaya pembangunan pagar terhitung 420x 30.000 berjumlah Rp.12.600.000 juta.

 

(H.Nasution)