PARTAI HANURA RESMI MENDAFTAR DI KPU KOTA TEBING TINGGI.

PARTAI HANURA RESMI MENDAFTAR DI KPU KOTA TEBING TINGGI.

Tebing Tinggi,Sumut.sindonews86.com – Partai Hanura mendaftarkan calon legislatif (caleg) 2024 ke KPU Kota Tebing Tinggi . Sebanyak 25 calon anggota DPRD Kota Tebing Tinggi di 3 daerah pemilihan (dapil) telah resmi didaftarkan.

“Kita memilih Sabtu 13 Mei 2023, pada jam 15.00 wib tepat pada cuaca yang baik tidak panas dan tidak mendung, dalam pendaftaran ini. Kemudian kita menyerahkan daftar caleg sebanyak 25 orang dari 3 dapil semuanya lengkap,” ujar Ketua DPC Partai Hanura Ogamota Hulu SH.MH di kantor KPU Kota Tebing Tinggi yang terletak di jl RS.Umum No 5 – 8 Kota Tebing Tinggi Sumatera Utara, Sabtu (13/5/2023).

Ogamota mengatakan untuk perwakilan perempuan, Hanura mendaftarkan sebanyak 32%. Menurutnya, perwakilan perempuan sangat penting di dunia politik.

Cukup kok 32%, iya bukan 30%, kita lebihin, banyak kualitas perempuan yang tinggi. Jangan main-main dengan sekarang, buktinya ada ketum partai perempuan,” ujarnya.

Semoga nanti 50% perempuan dan 50% laki-laki ketua parpol, karena jumlah penduduk sekarang peningkatannya banyak perempuan juga. Jadi perwakilan perempuan sangat penting,” sambung dia.

Ketika ditanya apakah dia maju menjadi Calon walikota 2024, Ogamota hanya tertawa. Dia mengatakan semua kembali ke masyarakat ketika masyarakat meminta maka kita juga siap

“Kita cari orang yang berkualitas tapi pintar, cerdas dan berpihak kepada merah putih itu yang kita pilih. Jangan salah pilih sekarang, bahwa mulai sekarang kita memilih orang-orang yang nggak keliatan tapi berkualitas,” ungkapnya.

Sementara itu, Freddy Sembiring selaku Ketua PMS (Pemuda Marga Silima ) Kota Tebing Tinggi mengatakan akan maju menjadi caleg 2024 dapil II Kota Tebing Tinggi Dia berkata hal itu merupakan amanat dari Partai Hanura dan gerakan masyarakat Kota Tebing Tinggi kusus nya di dapil II

“Penugasan partai, harus maju,” ujarnya.

Meski maju caleg, dia mengatakan tetap akan melakukan giat sosial didalam organisasi yang dia pimpin

“Kan nggak harus mundur ya. Pasti secara moral kerja-kerja lembaga tidak akan terganggu,” kata dia.

( SF )