Tanam Ulang kelapa sawit AFD V Kebun Sisumut diduga sarat KKN

Spread the love

 

Labusel//Sindonews86.com – Tanam Ulang (TU) tahun 2021 di areal lokasi Afd V kebun sisumut milik BUMN PT PN III tepatnya di blok ,Q 15 dalam pantauan awak media sindonews Sabtu 26/11/22 terlihat banyak tanaman Ulang kacangan mokuna jenis blatita yang baru saja di tanam Ulang padahal seharusnya kacangan mokuna itu suda harus tumbuh menutupi tanah untuk pendingin tanaman kelapa sawit yang baru saja di reprlanting itu.

 

Ketika disambangi awak media sindonews Sabtu 26/11/22 di kantornya mandor 1 japiin Manurung menjawap benar pak kacangan itu suda di tanam pak tapi pada mati maka kami sisip ulang ujarnya dan japin menjelaskan untuk per hektare nya bibit kacangan mokuna dibutuhkan 715 batang, dan ketika ditanya berapa anggaran perbatang di bayarkan oleh BUMN ke pihak kontraktor japin menjawab kalau itu saya tidak tau pak lebih jelas bapak tanyakan saja kepada saisten karena saya mandor 1 hanya pelaksana lapangan kalau anggaran yang tau pak asisten ujarnya, lebih dalam ketika di tanya apakah tidak ada kemungkinan kontraktor bermain pak mandor 1 karena kami menemukan di blok Q15 tanaman kacangan mokuna sangat jarang tidak sesuai dengan penjelasan bapak per Ha 715 batang, itula pak sekarang menjadi pekerjaan kami menyisip perhari hingga 1000 (seribu) batang.

ketika di tanya Asisten Afd V Irfansya Sp dimana keberadaanya japin menjawap lagi rapat di kantor unit menejr kebun sisumut dan ketika ditanya siapa pemborong Tanam Ulang di Afd V japin mengatakan PT SULIMAS JAYA PRATAMA dan masimun nama direkturnya sembari memberikan daftar kontraktor yang mempunyai pekerjaan di Afd V.

 

Berbeda dengan keterangan Masimun ketika disambangi awak media Sindo news Minggu 27/11/22 di kediamannya mengatakan saya tidak punya pekerjaan tanam kacangan mokuna pak itukan satu paket dengan pekerjaan chiping kalau tidak salah itu pekerjaan Aseng atau atiam karena rata-rata yang mengerjakan chiping dan penanaman mokuna itu Aseng atau atiam jelasnya.

 

Ditempat terpisa Atiam pemilik PT MUTIARA BULAN SEJAHTERA ketika di konfirmasi awak media via Wa (wathsap) pribadinya tidak menjawap dan tidak berselang lama seseorang menelepon ke nomor selular awak media mengatakan di pinta manejer kebun sisumut untuk menjembatani karena menejar masih baru bang jadi belum kenal sama awak media bang ini ada sekedar uang makan dan rokok orang Abang ujarnya inipun uang pergaulannya ujarnya dan awak media sindonews pun tidak melanjutkan pembicaraan dengan seseorang yang mengaku di suru menejer kebun sisumut itu,

Anehnya yang di konfirmasi Atiam kok Malah orang itu mengaku disuru manejer sisumut sementara awak media belum konfirmasi dengan Manejer kebun sisumut.

 

Pembuat berita : Sahat M Siregar